Bunga unik ini dikenal dengan nama snapdragon. Di Indonesia,
bunga ini kerap disebut bunga mulut naga. Maklum, saat kering, bentuk bunga ini
menyerupai kepala naga. Namun, banyak juga orang yang menyebutnya bunga
tengkorak, karena dilihat sekilas memang mirip dengan tengkorak. Bunga ini
memiliki nama latin Antirrhinum majus.
Ada yang bilang, kata Antirrhinum itu berasal dari bahasa Yunani, yang
kira-kira bentuknya seperti hidung.
Tanaman snapdragon berasal dari daerah Meditenaria. Tinggi tanaman
ini bervariasi, antara 25 cm sampai 75 cm. Tanaman ini membutuhkan banyak sinar
matahari dan tanah yang lembap. Snapdragon dapat ditanam dengan menyebar bibit
pada tanah yang subur. Penyiraman diperlukan setiap hari, tetapi tidak boleh
terlalu banyak, agar akarnya tidak busuk.
Ketika sedang mekar, bentuk dan warna bunga snapdragon
sangat cantik dan indah. Aromanya yang harum dan segar dapat bertahan selama
beberapa hari. Itu sebabnya, bunga ini banyak disukai dan digunakan sebagai
tanaman hias. Bahkan, kini bunga snapdragon menjadi salah satu primadona bunga
potong. Bunga ini juga banyak dijadikan bunga rangkai yang tidak kalah cantik
dengan bunga chrysant, mawar, atau anggrek. Namun, ketika bunga snapdragon
sudah layu dan kering, bentuknya berubah menjadi agak seram. Ya, jadi mirip
tengkorak manusia, ada lubang mata, hidung, juga mulut.


1 komentar:
Keren yah!!
Posting Komentar